6 Jajanan Manis di Prefektur Akita, Wajib Dicoba Pencinta Kuliner

6 Jajanan Manis di Prefektur Akita, Wajib Dicoba Pencinta Kuliner

6 Jajanan Manis di Prefektur Akita, Wajib Dicoba Pencinta Kuliner

VIPDOMINOONLOUNGE – POKER ONLINE 6 Jajanan Manis di Prefektur Akita, Wajib Dicoba Pencinta Kuliner Prefektur Akita mungkin tidak sepopuler kota Tokyo atau kota besar lainnya. Berjarak kurang lebih 7 jam dari Tokyo, Akita menyajikan banyak destinasi yang terkenal seperti laut, gunung hingga yang paling terkenal adalah distrik samurai.

Tidak hanya destinasi wisata, Prefektur Akita juga memiliki jajanan khas yang tidak kalah menarik dengan daerah lain. Jika berlibur ke Jepang, Akita bisa menjadi salah satu tempat untuk membeli oleh-oleh jajanan khas negeri sakura untuk keluarga maupun orang terdekat. Berikut jajanan manis yang bisa kamu jadikan rekomendasi untuk oleh-oleh.

1. Kiritanpo

Telihat Kiritanpo di ambil dari kata “kiri” yang artinya potong dan “tanpo” yang artinya pelindung ujung tombak untuk latihan. Benar saja, kiritanpo telihat seperti ujung dari tombak yang terpotong.

Jika di lihat, kiritanpo terlihat seperti sate lilit khas Bali. Namun, kiritanpo ternyata terbuat dari nasi yang di haluskan kemudian di lilitkan pada tusuk berupa kayu tebal lalu di bakar. Kiritanpo bisa di nikmati dengan saos kacang manis atau bisa menjadi makanan berat yang di sajikan di dalam sup nabe.

2. Iburigakko

Dengan Iburigakko terbuat dari lobak putih Jepang yang di asap kemudian di diamkan selama 40 hari lebih di dalam campuran dedak padi, gula, garam dan sedikit cabai. Rasa manis, asin dan pedas menjadi satu dengan tekstur crispy dan aroma asap menciptakan rasa yang unik cocok untuk dijadikan pilihan oleh-oleh saat berkunjung ke Prefektur Akita.

Pada umumnya, iburigakko di sajikan dengan cara di potong-potong kemudian di makan langsung sebagai cemilan. Namun, saat ini sudah terdapat banyak kreasi masakan yang menggunakan iburigakko sebagai bahan utamanya. Seperti kroket, martabak, onigiri dan lain-lain.

3. Pumpkin Pie

Rasanya yang manis berasal dari labu dari desa Ogata di Prefektur Akita. Karena iklim dan tanah yang mendukung, labu bisa tumbuh subur di desa Ogata. Pumpkin pie adalah produk lokal populer dari Prefektur Akita, setidaknya pumpkin pie yang di buat di desa Ogata bisa terjual sekitar 300 ribu bungkus dalam setahun.

Pumpkin pie ini akan terasa enak apabila dipanaskan terlebih dahulu di dalam oven. Kulit luar yang renyah dan rasa manis dari selai labu merupakan kombinasi yang sempurna untuk cemilan. JOINSINI

4. Kue Kinman

Jajanan khas Prefektur Akita satu ini termasuk dalam jenis manju atau kue kukus tradisional jepang. Berisi pasta kacang putih yang manis kemudian di bungkus dengan castella yang terbuat dari telur dan madu. Rasanya yang manis cocok di makan bersama teh hangat atau pun kopi.

Nama kinman di ambil dari nama perusahaan yang memproduksi kue manju ini. Perusahaan Kinman sudah berdiri sejak 60 tahun lalu. Maka dari itu, warga setempat sudah pasti mengenali jajanan lokal yang satu ini.

5. Banana Boat

Untuk Banana boat di namakan demikian karena bentuknya seperti siluet perahu sampan. Satu hal yang membuat roti ini istimewa adalah terdapat pisang utuh di dalamnya. Pisang di beri krim kemudian di tutup dengan sponge cake yang empuk. Tidak hanya berisi pisang, Takeyaseipan sebagai produsen banana boat juga menjual varian lain seperti strawberry, kacang merah dan mix fruits. Namun hanya varian pisang yang terdapat krim yang bermacam-macam rasa seperti coklat, strawberry dan matcha. 

Uniknya, roti ini tidak bisa di temukan di luar Prefektur Akita. Namun, bisa di temukan di seluruh toko yang ada di Prefektur Akita. 

6. Shinko Mochi

Siapa yang tidak mengenal mochi, kudapan satu ini berasal Jepang. Pada umumnya mochi berbentuk bulat dan terdapat isian berbagai macam rasa.Tetapi, mochi yang satu ini berbeda dari lainnya. Shinko mochi tidak memiliki isian melainkan menggunakan saus kacang merah yang manis. Menariknya, shinko mochi terbuat dari beras ketan khusus yang hanya di produksi di Prefektur Akita.

Setelah membeli jajanan yang satu ini mungkin kamu harus segera memasukkannya ke dalam kulkas. Shinko mochi hanya bisa bertahan sehari saja dalam udara terbuka. Hal ini bertujuan untuk menjaga kualitas makanan tanpa campuran pengawet. Apabila sudah melewati satu hari, shinko mochi akan menjadi keras sehingga sulit untuk dimakan.

Nah, itulah beberapa jajanan khas Prefektur Akita yang terkenal. Jika sedang melancong ke Jepang, tidak ada salahnya mengunjungi Prefektur Akita untuk mencicipinya.

SUMBER BERITA : VIPDOMINO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *