5 Metode Pengawetan Makanan yang Populer, Tahan hingga Tahunan!

VIPDOMINOLOUNGE –5 Metode Pengawetan Makanan yang Populer, Tahan hingga Tahunan!Mengawetkan makanan adalah upaya menjaga umur simpan bahan masak supaya lebih panjang dan bisa kamu nikmati sepanjang tahun. Biasanya metode ini cocok di terapkan untuk bahan-bahan segar ataupun makanan yang sudah di olah.

Namun tau gak sih, ternyata ada banyak sekali metode pengawetan makanan yang cukup populer dari beberapa tahun yang lalu. Biasanya teknik-teknik tersebut terus di kembangkan dan di inovasikan agar semakin maksimal.

Lima cara pengawetan tersebut sudah di rangkum di bawah ini. Siapa tahu kamu tertarik untuk melakukan salah satunya supaya bahan masak kamu jadi lebih awet. Simak yuk!

1. Pickling

5 Metode Pengawetan Makanan yang Populer, Tahan hingga Tahunan!

Pickling adalah metode pengawetan dengan cara di buat jadi acar. Langkah ini cukup populer untuk mempertahankan usia beberapa jenis makanan, terutama kelompok buah dan sayur. Metode seperti ini acapkali melibatkan bahan tambahan supaya umur simpan bahan jadi jauh lebih panjang.

Ciri khas dari metode pengawetan dengan cara di acar terletak pada bahan baku yang di gunakan, di mana air, garam, dan cuka akan di masak lalu di jadikan rendaman dalam jar khusus untuk bahan-bahan yang hendak di awetkan. Pada metode ini, bahan-bahan yang di awetkan akan memiliki tekstur dan rasa yang berubah dari versi segarnya.

Metode seperti ini biasanya bertahan hingga berbulan-bulan bahkan ada yang mencapai 1 atau 2 tahun. Namun tentunya kualitas buah dan sayur juga menentukan seberapa lama bisa di awetkan. Umumnya, teknik ini untuk mengawetkan mentimun, wortel, apel, plum, dan lain sebagainya.

2. Drying

5 Metode Pengawetan Makanan yang Populer, Tahan hingga Tahunan!

Drying adalah metode pengawetan makanan dengan cara mengeringkan bahan-bahan supaya usia simpannya jadi lebih panjang. Umumnya metode pengawetan seperti ini di kenal juga dengan nama dehydrating. Caranya dengan menghilangkan air pada makanan sehingga teksturnya jadi lebih kering.

Metode pengawetan makanan dengan teknik ini sudah ada sejak berabad-abad yang lalu. Orang-orang dulu memanfaatkan keberadaan angin dan panas matahari untuk menyerap air yang ada di dalam bahan makanan sehingga bahan bisa di simpan sepanjang tahun.

Waktu terbaik untuk menyimpan makanan dengan teknik pengeringan adalah 4 bulan sampai 1 tahun. Setelah itu, biasanya kualitas dan rasanya akan menurun. Proses pengeringan akan cocok sekali untuk mengawetkan berbagai jenis olahan, termasuk buah-buahan, daging, dan ikan.

Baca Juga: 5 Fakta seputar TBHQ, Pengawet Makanan Kemasan yang Populer  

3. Salting

5 Metode Pengawetan Makanan yang Populer, Tahan hingga Tahunan!

Sama halnya dengan teknik pengeringan, salting menjadi salah satu metode pengawetan makanan yang sudah populer sejak bertahun-tahun lalu. Bahkan praktik ini di lakukan sejak sebelum adanya lemari pendingin modern yang bisa membuat bahan makanan tertentu jadi awet selama beberapa waktu.JOINSINI

Seperti namanya, metode pengawetan dengan teknik salting memerlukan bantuan dari garam untuk bisa memperpanjang usia simpan makanan. Bahan asin tersebut nantinya akan mengubah air yang terkandung di dalam makanan supaya terhindar dari pertumbuhan jamur dan bakteri.

Metode pengasinan atau salting biasanya akan cocok di gunakan untuk bermacam-macam daging. Umur simpan dari teknik ini cukup beragam, mulai dari 3 bulan hingga 1 tahun ke atas. Selain itu, rasa dari makanan yang di awetkan dengan teknik ini cenderung berubah menjadi lebih asin.

4. Freezing

5 Metode Pengawetan Makanan yang Populer, Tahan hingga Tahunan!

Kalau teknik yang satu ini sudah menjadi cara yang paling di gemari sampai sekarang. Itu karena bahan-bahan yang hendak di awetkan tidak perlu di tambahi memakai komponen lain yang bisa mengubah rasa atau bentuknya. Kamu cukup membutuhkan lemari pendingin sebagai penyimpanan bahan-bahan tersebut.

Suhu dingin yang ada di dalam freezer biasanya akan memperlambat pertumbuhan bakteri dan mikroba lainnya. Dengan begitu makanan jadi lebih awet meskipun kondisinya jadi membeku dan keras seperti batu.

Teknik seperti ini umum sekali di gunakan untuk berbagai jenis makanan, biasanya hidangan yang sudah di masak dan bahan-bahan segar bisa juga di awetkan menggunakan freezer. Umur simpan terbaik dalam metode pengawetan ini berada di antara 3 hingga 12 bulan, namun bisa lebih tergantung bahan dan cara penyimpanannya.

5. Water bath canning

5 Metode Pengawetan Makanan yang Populer, Tahan hingga Tahunan!

Water bath canning merupakan metode pengawetan makanan yang cukup efektif untuk membuat umur simpan makanan tertentu jadi jauh lebih panjang. Teknik seperti ini hampir mirip dengan pickling karena harus di simpan di dalam jar atau wadah khusus.

Walau demikian, terdapat perbedaan antara pickling dan water bath canning yang membuat keduanya memiliki kelebihan masing-masing. Khusus pada teknik water bath canning biasanya jar-jar berisi makanan akan di letakkan terlebih dahulu di air panas selama beberapa saat.

Hal tersebut berfungsi untuk membunuh bakteri dan memperlambat pertumbuhan mikroba dan sejenisnya pada makanan. Selain itu, teknik ini cocok untuk buah dan beberapa jenis makanan yang sudah di olah, seperti isian pai atau selai buah. Namun teknik ini kurang cocok di terapkan untuk daging. Sementara itu waktu pengawetan bisa bertahan hingga 1 tahun atau lebih.

Mengawetkan makanan ternyata bisa di lakukan dengan berbagai teknik dan metode sederhana. Ini di sesuaikan dengan kondisi atau perlengkapan yang ada di dapur supaya memudahkan. Bukan cuma daging, tetapi sayur hingga buah-buahan pun bisa di awetkan hingga beberapa waktu ke depan dengan macam-macam teknik di atas.

SUMBER BERITA : VIP DOMINO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *